3 Bandar Sabu Internasional Ditembak Mati


Personel Ditres Narkoba Polda Sumatera Utara menembak mati tiga pengedar sabu yang merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.

Taruhan judi - Ketiga tersangka yang tewas adalah Bakhtiar M Isa, Ismuhar Z dan Sobirin. Dari para tersangka, polisi berhasil menyita sebanyak 3 kg sabu-sabu.“Ini komitmen kita untuk membasmi para pelaku narkoba yang melawan petugas saat ditangkap,” tegas Waka Poldasu, Brigjen Pol Agus Andrianto di RS Bhyangkara Medan, Senin (22/1/2018).

Dijelaskan Agus, penangkapan pertama dilakukan pada Jumat (19/1/2018) sekira jam 16.30 Wib.“TKP [pertama] di Jalan Letda Sujono. [Saat itu] dilakukan penggrebekan terhadap transaksi narkoba yang dilaksanakan oleh tiga orang tersangka dengan menggunakan dua kendaraan,” beber Brigjen Agus.Dari hasil penggrebekan tersebut, petugas berhasil menangkap dua tersangka, Bakhtiar M Isa dan Ismuhar Z, tepatnya di Simpang Mandala By Pass, Medan.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap 1 mobil Avanza warna hitam No Polisi BK 1132-UL. Dari dalam mobil, tepatnya di lantai depan sebelah kiri mobil, didapat 1 bungkus plastik teh China warna kuning bertuliskan Guan Yin Wang, berisi sabu.Berdasarkan hasil interogasi terhadap kedua tersangka, mereka memperoleh sabu tersebut dari seseorang bernama Sobirin.


Selanjutnya petugas bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap Sobirin. Pada saat itu, Bakhtiar M Isa dan Ismuhar Z, berupaya melarikan diri dengan melawan petugas.“Sehingga dilakukan tindakan tegas terukur,” lanjut Agus.Kemudian, pada hari itu juga, polisi melakukan pengejaran terhadap Sobirin, yang diketahui mengendarai mobil sedan dengan nomor polisi BA 1961 LA.“Kita temukan barang bukti 2 bungkus plastik kuning bertuliskan guan yin wang. Di saat pengembangan, pelaku ini mencoba melarikan diri dan terpaksa kita tembak,” terang Agus.

Sementara itu, Dir Resnarkoba Poldasu, Kombes Pol Hendrik Marpaung mengatakan, pengungkapan kasus ini berdasarkan hasil penyelidikan selama tiga pekan yang dilakukan polisi, menyusul informasi akan adanya transaksi narkoba jaringan internasional.Diakui Hendrik, jalur penyelundupan narkoba kali ini sedikit berbeda dibanding jaringan lainnya, yang selama ini masuk dari Aceh.“Kali ini pelaku mencoba mengelabui petugas dengan masuk dari Pekanbaru dan akan dipasarkan di Aceh,” beber Hendrik.

Lebih lanjut dijelaskan Hendrik, berdasarkan hasil pemeriksaan sebelumnya, para pelaku ini mengaku baru sekali beraksi.Meski begitu, pihaknya tetap terus melakukan pengembangan, karena kemungkinan ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.Selain 3 kilogram sabu, polisi juga menyita empat unit handpone, satu tas warna merah dan dua unit mobil sebagai barang bukti.


Agen Bola Terpercaya | Agen Casino Online

No comments:

Powered by Blogger.