Peneliti LIPI minta Jokowi fokus tuntaskan janji, ketimbang sibuk cari Cawapres


Peneliti LIPI minta Jokowi fokus tuntaskan janji, ketimbang sibuk cari Cawapres

Presiden Joko Widodo akan kembali maju sebagai Calon Presiden di Pilpres 2019 mendatang. Sekarang ia tengah sibuk untuk mencari calon wakil presiden di pesta politik tersebut.

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsudin Haris mengatakan, seharusnya Jokowi mengevaluasi kinerja dan janji kampanye selama kurang lebih empat tahun ini. Kata dia, Mantan Gubernur DKI jangan hanya fokus mencari calon wakil presiden untuk 2019.

"Janji politik adalah utang, oleh sebab itu semestinya Pak Jokowi lebih fokus menuntaskan janji politik itu, ketimbang sibuk menimang-nimang calon wapres," kata Haris dalam diksusi bertajuk Pencalonan Pilpres 2019: Menantang Gagasan Antikorupsi dan Demokrasi, di Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Selasa (6/3).

Menurutnya, dalam Pilpres 2019 cenderung menampilkan elektabilitas calon saja. Padahal, kata Haris, momen Pilpres seharusnya dijadikan bahan introspeksi pemerintahan.

"Yang muncul soal lebih kepada elektabilitas, padahal mestinya ini momen apa yang sudah dicapai oleh Pak Jokowi dan apa yang belum serta dimana kendalanya," ucapnya.

Di tempat yang sama, Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Donal Fariz menuturkan, masa pemerintahan Jokowi hanya mementingkan pembangunan infrastruktur secara merata di Indonesia. Sedangkan infrastruktur hukum dan demokrasi terbengkalai."Sekalipun Jokowi membangun infrastruktur di setiap daerah, tetapi infrastruktur hukum dan demokrasi masih terbelenggu," pungkasnya.

No comments:

Powered by Blogger.