Tak lolos jadi peserta Pemilu, Partai Idaman gugat KPU ke PTUN


Tak lolos jadi peserta Pemilu, Partai Idaman gugat KPU ke PTUN

Partai Idaman pimpinan Raja Dangdut Rhoma Irama menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Partai Idaman dinyatakan tidak lolos verifikasi sebagai peserta pemilu tahun 2019.

"Kami ke PTUN melaporkan pelanggaran administratif kode etik dan langkah hukum terhadap asas pelaksanaan petugas negara yang tidak baik dalam Pemilu," kata Rhoma yang juga ketua umum Partai Idaman di Gedung PTUN Jakarta, Kamis (8/3)

Rhoma didampingi Penasihat Hukum Alamsyah Hanafiah. Dia optimis langkah yang ditempuh mengajukan gugatan ke KPU.

"Saya optimis karena berkas kita sampaikan ke PTUN sangat akurat valid dan memang seharusnya kita diloloskan oleh KPU," tegas pelantun Judi ini.

Menurut Rhoma, jika sampai upaya hukum yang dia lakukan kali ini kembali digagalkan maka dia menilai sudah keterlaluan. "Memang terlalu," kata Rhoma.

Sebelumnya, KPU menyatakan Partai Idaman sebagai salah satu partai yang dinyatakan tidak lengkap dokumen persyaratannya sehingga tidak bisa dilakukan penelitian administrasi.

Dari 27 partai politik yang mendaftar ke KPU, ada 13 partai yang dinilai tidak bisa dilakukan penelitian administrasi karena dokumen tidak lengkap.

No comments:

Powered by Blogger.