Arus Mudik 2018, Polda Metro Sebut Kendaraan Ramai Setelah Sahur



BERITAHARIAN24 - Dirlantas Polda Metro Jaya bersama Dit Sabhara Polda Metro Jaya di-back up Polres Metro Bekasi meninjau arus mudik di sepanjang Tol Cikampek hingga pintu Tol Cikarang Utama 1 (Cikarut). 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, tepat di rest area KM 19 arus mudik lancar dengan kecepatan kendaraan antara 70 hingga 90 kilometer per jam.

"Untuk rest area KM 19 ini kapasitasnya 700 kendaraan, dari 500 kendaraan besar dan 200 kendaraan kecil," kata Argo di pintu gerbang tol Cikarut 1, Jawa Barat.

Pantauan merdeka.com, sepanjang jalan Tol Cikampek hingga mencapai pintu masuk tol Cikarang Utama (Cikarut) 1, terlihat arus kendaraan ramai lancar. Bukan hanya kendaraan pribadi saja yang terlihat, tapi juga banyak bus antar kota dan antar provinsi melintasi jalur tol tersebut.

Menurut Argo, penumpukan kendaraan di rest area KM 19 hanya terjadi di saat-saat tertentu. Biasanya di saat masyarakat akan buka puasa dan santap sahur.

"Saya tanya tadi kepada tim kesehatan di sana, hampir ada 15-20 orang yang berobat, gejalanya seperti sakit perut, pusing, mual, dan kemudian yang berobat terdiri dari penumpang dan juga supirnya," ucap Argo.

Dia menyebutkan, kepadatan arus mudik ada di jam-jam tertentu, yaitu setelah sahur kendaraan ramai melintas. "Makanya tadi pagi jam 11.00 WIB, kami lakukan contra flow di KM 35 sampai KM 49. Setelah dilakukan contra flow tidak terjadi penumpukan di KM 29 mengarah ke Jakarta," tandas Argo.

Arus Mudik Tahun Ini Lancar

Menurut Argo, arus mudik tahun ini lancar, situasi juga kondusif.

"Para pemudik juga dapat beristirahat di rest area, dan semua itu dapat terlaksana dengan baik, yang terpenting kata pemudik banyak petugas kepolisian yang berjaga," ujar Argo.

Dia menyebut, pada Minggu 10 Juni sampai pukul 16.30 WIB, sudah 35 ribu kendaraan mengarah ke Cikampek. Sementara untuk arah sebaliknya atau ke Jakarta, 28 ribu kendaraan.

Untuk stok BBM di rest area KM 19, Argo mengatakan cukup. Sehingga para pemudik tidak perlu khawatir.

No comments:

Powered by Blogger.