Bajak Lopetegui, Real Madrid Merasa Tak Bersalah



BERITAHARIAN24 - Presiden Real Madrid, Florentino Perez menilai tak ada kesalahan yang dilakukan pihaknya soal penunjukan Julen Lopetegui sebagai pelatih. Akibat ditunjuk melatih Real Madrid, Lopetegui dipecat timnas Spanyol dua hari jelang Piala Dunia 2018.

Perez menilai pihak klub dan Lopetegui sudah berusaha transparan dan menjelaskan semuanya pada pihak federasi sepak bola Spanyol (RFEF). Tetapi Luis Rubiales selaku presiden RFEF justru mengambil langkah ekstrem. 

Dia menyebut pihak Real Madrid dan federasi sudah setuju dengan keputusan Lopetegui. Semuanya terlihat baik-baik saja sampai Rubiales tiba-tiba membuat pengumuman mengejutkan dengan memecat Lopetegui.

"Kami ingin membuatnya jelas dan transparan untuk mencegah kebocoran informasi yang bisa merusak tim nasional," ungkap Perez dikutip dari mirror.

"Saya memberi tahu presiden federasi, dan kedua pihak setuju. Kami membuat kesepakatan sah - semuanya terlihat normal - lalu kami berpikir untuk melakukan konferensi pers antara presiden dan Lopetegui."

Selanjutnya, seperti yang diketahui, konferensi pers itu tidak pernah terjadi, Rubiales mengambil keputusan sepihak dengan memecat Lopetegui.

Tak Loyal

Setelah konflik tersebut, Lopetegui dinilai sebagai pihak yang tidak loyal dan hanya ingin memanfaatkan timnas Spanyol sebagai langkah menuju kursi kepelatihan Madrid.

"Tidak ada preseden yang membuktikan ketika seorang pelatih setuju untuk menjadi pelatih klub lain setelah kompetisi dan perjanjian itu dianggap sebagai tindakan tidak loyal."

"Jika anda berpikir itu (keputusan Lopetegui) sebagai bentuk tidak loyal, ya itu lah yang kami lakukan di abad 21 di Spanyol," tutup Perez.

No comments:

Powered by Blogger.