Saat Bertemu, Masyarakat Bilang Tolong Bantu Rakyat Kecil



BERITAHARIAN24 - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengungkapkan dalam lawatanya ke daerah, ia banyak menemui rakyat kecil yang merasakan kesulitan hidup. SBY menyebutkan, setiap bertemu, mereka meminta untuk dibantu.

"Apa yang saya ingin ceritakan? Setiap kami berkunjung dan bertemu rakyat, mereka katakan Pak SBY, Partai Demokrat tolong bantu rakyat kecil," ungkap SBY di DPP Partai Demokrat, Jakarta.

SBY menceritakan, orang-orang kurang mampu itu mengatakan padanya bahwa mereka memiliki penghasilan yang pas-pasan dan mengalami kesulitan dalam kehidupan sehari-harinya. "Kami termasuk golongan kurang mampu yang perlukan bantuan," ujar SBY meniru perkataan mereka.

SBY mengaku apa yang dilihat, didengar, dan ditemuinya secara langsung bukan lah mengada-ada. Juga menurutnya, tidak lah hoax dan bukan semata-mata terkait politik. Dia pun mengabadikan perkataan yang keluar dari rakyat kurang mampu itu lewat video, audio maupun foto.

"Saya simpan, tidak sebarluaskan, nanti salah terima (dikira) saya berpolitik," sebut SBY.

Presiden kelima RI ini mengaskan, negara wajib peduli untuk memberikan bantuan terhadap rakyat yang mengalami kesulitan hidup. Karena ini partainya menggelar gerakan pasar sembako murah seperti yang dilakukan hari ini dan pada waktu sebelumnya di sejumlah daerah.

Terus Gelar Pasar Murah

Dia mengklaim, akan terus melaksanakan pasar murah pada setiap bulannya, selain di Ramadan.

"Insyaalah setiap bulan Partai Demokrat akan laksanakan pasar murah, sampai masyarakat kita punya daya beli untuk memenuhi kebutuhan hidup," imbuhnya.

SBY juga tak lupa menegaskan, bahwa pasar sembako murah yang digelar partainya murni dibiayai para kader Demokrat.

"Urunan para kader Demokrat, ikhlas suka rela bukan uang negara. Akhirnya dijadikan satu dijadikan pasar murah," jels SBY.

Dia mengajak pada seluruh kader Demokrat, ada pemilu atau tidak tetap melanjutkan gerakan berbagai seperti ini. "Terus lah buat seperti itu, sepanjang masa jadi bagian ibadah," ujar SBY.

No comments:

Powered by Blogger.