Kapal Tenggelam di Selat Malaka Bawa 16 TKI Ilegal, 5 Masih Hilang

Kapal Tenggelam di Selat Malaka Bawa 16 TKI Ilegal, 5 Masih Hilang
kepolisian masih mencari  lima jenazah lagi yang belum di temukan di selat malaka kabupaten bengkalis riau. karena dari keterangan nahkoda kapal trdisional dan anak buahnya jamal (38) dan hamid (31) yang selamat mereka mengangkut 16 orang tenaga  kerja indonesia (TKI) ilegal.

yang sudah di temukan 11 jenajah dari total 16 jenazah.jadi sisanya ada lima jenazah lagi.itu berdsarkan keterangan dua awak kapal yang selamat" ujar paur humnas polres bengkalis ipda kasmandar subekti,jumat(14/12).

dua awak kapal pncung itu berlayar dari malaysia tujuan pulau rupat ,kabupaten bengkalis di tetapkan sebagai tersangka oleh polisi ,keduanya membawa para TKI itu secara ilegal sehingga kapal mereka tenggelam dan terhempas ombak dan terbalik .

"hanya mereka berdua yang selamat sedangkan para TKI tenggelam semua ,kalau pelampung ada beberapa di dalam kapal itu tapi tidak sempat di gunakan beberapa di kapal itu,tapi tidak sempat di gunakan beberapa penumpang.sementara nahkoda dan awak kapal menyelamatkan diri sendiri  dengan satu pelampung dan jerigen kosong "kata bekti

kapal itu berangkat dari malaysia 24 november 2018 mengangkut 16 orang TKI ilegal.
meski selamat,jamal dan hamid tidak menyelamatkan beberapa TKI ,bahkan ketika kapal indomal lima yang melintas dan menyelamatkan keduanya,jamal dan hamid  mengaku hanya berdua saja yang tenggelam.

'jadi mereka mengaku sebagai nelayan yang kapalnya tenggelam .tidak ada menyebut TKI   tenggelam  bersama  mereka saat di selamatkan "terang  bekti

setelah di selamatkan ,jamal dan hamid hilang beberapa pekan bahkan keduanya tidak pulang kerumah masing_masing.
polisi telah berupaya mencari keduanya  namun tidak ketemu ,akhirnya mereka menyerahkan diri ke polres bengkalis.

"keduanya di tetapkan sebagai tersangka di jerat pasal 359 KUHP, juncto pasal 120 ayat 1 UU nomor 6 tahun 2011,dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara  dan denda Rp 1,5 miliar "jelas bekti

setelah lama di buru polisi akhirnya hamid dan jamal  menyerahkan diri ke polres  bengkelis
mereka berdua ,warga pulau rupat kabupaten bengkalis ,mereka berdua warga pulau rupat  kabupaten bengkalis dan aktifitas sehari-hari memang membawa penumpang TKI ilegal  dengan kapal pancung tersebut.

namun baru sekali ini kapal mereka terhapus ombak hingga tenggelam di  laut selat malaka tersebut ,barang bukti yang di aman kan beruap 1 lembar visa,paspor KTP atas nama maya karina ,fotocoppy KTP ujang chaniago satu jeregen putih ,satu  pelampung orange ,pakaian dan properti 11 mayat.
 serta  satu flasdisk  berisis vidio dan foto penyelamatan jamal dan hamid oleh KMV indomal lima yang berlayar  dari dumai menuju malaka.

korban yang berhasil terindefikasi yaitu mimi dewi (32) warga asal sumatra barat, ujang chaniago(48) warga asal sumbar ,marian suhendi(24)warga asal sumatra  utara,paisal ardianto(24) juga asal sumut 6 mayat lainnya masih di RS bhayangkara  karna belum terindefikasi.

sedangkan mayat yang pertama kali di temukan pada 24 november dimakam kan oleh Dinas sosial kota dumai ,sebab jenajah tersebut tidak memiliki  identitas dan tidak ada keluarganya yang membuat  laporan hilang anggota keluarganya.

No comments:

Powered by Blogger.