Pembunuhan Purnawirawan TNI, Pelapor Tak Menyangka Pelakunya Prabowo Anak Kandung Sendiri.

Pembunuhan Purnawirawan TNI, Pelapor Tak Menyangka Pelakunya Prabowo Anak Kandung Sendiri


Satreskrim Polres Langkat telah mengungkap siapa otak pelaku pembunuhan Purnawirawan Pelda M Amin Ismail.

Tak dinyana pelaku merupakan cucu kandung korban, Yopi Ari Prabowo (30) pengangguran yang masih ikut orang tua, warga Jalan Perwira No 27 Lingkungan VI Kelurahan Satria Kecamatan Binjai Kota Kodya binjai.

Ironinya lagi, diketahui dalam kasus ini salah satu saksi sekaligus pelapor adalah Isda Afriani. Isda adalah anak korban dan juga ibu Yopi Ari Prabowo. Sejak awal Isda memohon petugas agar segera menangkap pelaku dan menahan, hingga akhirnya malah kenyataan pahit yang sangat ketir lah yang harus dienyam wanita 49 tahun ini.

"Tekejut lah mamak pelaku, rupanya yang bunuh korban anak kandungnya sendiri. Ini sesuai LP/ 789/ XI/ 2018/ SU/ Lkt

pada saat perkara d paparkan ,isda tidak hadir ke malpores ,silam pelaku pembunuhan d sertai perampokan terhadap  purnawirawan pelda M amin ismail  mulai d buru  ternayta korban uda 2 hari merenggang nyawanya ,
petugas reskrim langkat  akhirnya menciduk dua pria yang di sangkatan  pasal berbeda

satuan reskrim langkat  telah menangkp dan melakukan penangkapan terahadap yopi ari prabowo alias bowo (30) , pengangguran yang masih ikut orang 1,warga jalan perwira    no 27 lingkungan VI  kelurahan satria kecamatan binjai kota kodya binjai .yopi sebagai otak pelaku .

selain yopi lilik suhardi (40)wiraswasta yang beralamat  di jalan nenas apel I bandar senembah kelurahan sukarame kecamatan binjai barat juga di amana kan dengan peran penadah HP milik korban .

korban diketahui pengsiunan TNI AD ,Purn M amin ismail warga  perumahan komplek pemda ,jaln murni  lingkungan X kelrahan kuala binjai ,kecamtan stabat kabupaten langkat .

setelah membunuh korban yopi mengambil barang milik korban  berupa 1 unit HP milik nokia warna hitam dan 1 unit sepeda motor  warana biru bermerek pacifik ,untuk berupaya menghilangkan jejak  ,barang pelaku d buang k sungai titi besi binjai

dijualnya kepada tersangka Lilik, sedangkan sepeda motor dijual kepada Pian (Belum Tertangkap). Selanjutnya kedua TSK berikut barang bukti dibawa menuju Mapolres Langkat, untuk proses hukum," kata Kasat Reskrim.

Sebelumya, kucuran darah belum juga kering di lantai. Masyarakat Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat digegerkan dengan temuan jasad pria paruh baya berusia 75 tahun. Pria ini diketahui Purnawirawan TNI, Pelda M Amin Ismail yang diduga dibunuh dan dirampok.

Pensiunan TNI ini ditemukan tergeletak menyamping di dekat kipas angin, di depan kamarnya. Di sekitar tempatnya meregang nyawa bersimbah darah, di Jalan Murai komplek Pemda, Lingkungan 13 Beringin, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat,  kabupaten langkat

"Saya ada dapat kabar dari adek. Dia menanyakan tentang keberadaan ayah. Saya juga curiga terjadi hal tidak baik pada ayah, karena beberapa kali dihubungi via telepon tidak ada balasan. Sehingga, menimbulkan kecurigaan tentang kondisi yang sedang sakit. Dimana saat itu, ibu (Nurhayati) sedang berada di Belawan," kata Isda Afriani.

Diceritakan oleh Isda, bahwa Adiknya meminta agar melakukan pengecekan ke rumah orangtua mereka. Dikarenakan Isda juga masih dalam kondisi sakit, pada saat itu belum sempat ke rumah orangtua mereka 
Isda Afriani, tiba di rumah kediaman orang tuanya. Pada saat itu rumah memang dalam keadaan hening dan sepi, dengan kondisi pintu rumah tidak terkunci.
"Sampai rumah langsung masuk ke dalam rumah dan mendapatkan ayah sudah tergeletak," katanya.
sontak,hisda histris  melihat kondisis ayahnya  sudah tidak bernyawa .isda arfiani pun langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar 
dan selanjutnya warga menghubungi kepala lingkungan via telfon kepling langsung  menghubungi babinsa sertu suwandi ,selanjutnya babinsa langsung menuju k TKP untuk memastikan kejadian.
petgas juga menemukan kontak infaq yang sudah tidak berisi ,petugas menemukan tiga bilah parang ,sertta baju kemeja  yang berlumuran darah d dapur rumah korbn .

Warga sekitar, Hendro mengatakan bahwa selama ini rumah korban memang sepi. Sehingga kejadian ini sama sekali tidak diketahui. Katanya, warga mulai ramai ke lokasi kejadian setelah anak korban meminta tolong.

"Selama ini sepi rumahnya, makanya ada kejadian ini kami gak ada yang tahu. Bapak itu orangnya gak banyak ngomong, baik lah. Kami di sini baru tahu karena ada ramai-ramai, bilang ada pembunuhan," ujar Hendro.

belum lam ini kasus pembunuhan jug baru terjadi di langkat di temukan korban pembunuhan di desa karang rejo  kecamatan stabat ,kabupaten lngkat  korban adalah seliwi (62) d temukan sudah membusuk sudah hampir seminggu kasus belum juga terungkasp oleh jajjaran polres langkat .

No comments:

Powered by Blogger.