Polri Ajak Masyarakat Turut Aktif Perangi Match Fixing


kepolisian republik indonesia melakukan tindakan nyata dalam mengentaskan kasus match fixing yang sedang marak dalam dunia sepak bola indonesia,belum lama ini, mereka membentuk satuan tugas khusus untuk mengusut plastik pengaturan skor.

habid humnas polda metro jaya,argo yuwono,mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan memberikan informasi terkait pengaturan skor melalui call center yang di sediakan.

sesuai itruksi kapolri tito karnivian,satgas untuk mengusut pengaturan skor dengan nama satgas anti-mafia bola,satgas tersebut dipimpin brigjen pol hendro pandowo sebagai ketua dan bridjen pol khrisna murti sebagai wakil ketua.

"tim ini terdiri dari 145 orang yang di bentuk bapak kapolri,dari surat perintah pak kapolri nomor 3678 tertanggal 22 desember 2018,ada tim penegak hukum yang terdiri dari lima tim yang di ketahui direkrorat resere kriminal umum,lima tim ini yang akan bekerja untuk satgas anti mafia bola "ujar argo wayono di dikrerorat kriminal umum polda metro jaya sabtu (22/12/2018)

argo menyebut saat ini satgas mengumpulkan data awak untuk mencari konstruksi masalah,namun,argo juga mengharapkan adanya peran aktif masyarakat jika mengetahui adanya informasi terkait pengaturan skor dan mafia sepak bola.  AGEN TOGEL  ONLINE

"jadi untuk kegiatan,kami juga membuat call canter dengan nomor 0813-8700-3310.masyarakat yang  mengetahui informasi,silahkan memberikan lewat nomor ini,kami menjamin memberi informasi akan kami lindungi "ujar argo yuwono.    JUDI ONLINE

'setelah kami mendapatkan informasi,termasuk dari masyarakat,tim penegak hukum mulai berjalan,mulai besok,tim ini akan langsung bekerja,dan saat ini sudah melakukan beberapa evaluasi berkaitan dengan data awal yang kami miliki lanjutnya.

bicara perihal bekerja sama dengan PSSI sebagai federasi sepak bola di indonesia  argo menegaskan polri akan bekerja dengan banyak pihak terkait.  PREDIKSI SINGAPORE

"nanti kami akan lihat,kami bekerja dengan pihak-pihak lain,yang penting satgas ini berjalan dengan baik dan harus mendapat dukungan dari masyarakat untuk mendapat insormasi"ujarnya

No comments:

Powered by Blogger.