Cuti Dicatat Mangkir, Karyawan Kebun Tikam Atasan Sampai Tewas, Geger di Padang Tualang!


Antonius Sianipar, karyawan PKWT Afdeling III Kebun Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, nekat menghabisi atasannya, M Iqbal Lubis, yang merupakan Asisten Kebun di sana dengan sejumlah tikaman, Senin (31/12/2018) sore kemarin.

 Pasalnya, pria 41 tahun itu sakit hati karena 3 hari cutinya malah dicatat sebagai mangkir dari pekerjaan oleh sang atasan.     

 Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan melalui Kasubag Humas, AKP Arnold Hasibuan, dalam keterangannya Senin (31/12/2018) malam menyebutkan, insiden pembunuhan itu dipicu sakit hati.

“Peristiwa itu terjadi di halaman Kantor Afdeling III, Kebun Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Senin (31/12/2018) sekira pukul 14.00 Wib,” kata Arnold.

Insiden berawal ketika Sianipar merasa benar-benar terusik karena 3 hari cutinya dicatat sebagai mangkir dari pekerjaan. Dia pun menemui mandor panen bernama Sarasih dan menanyakan kenapa dirinya dicatat mangkir ketika sedang cuti. TOGEL ONLINE

“Saya tidak tahu itu, urusan asisten itu!” jawab sang mandor kepada Sianipar. Jawaban sang mandor ternyata membuat Antonius Sianipar benar-benar sakit hati.

Dia pun hanya bisa mengurut dada lalu pulang ke rumah. Namun, sampai di rumah Sianipar kembali merenung kenapa atasannya itu tega berbuat begitu terhadap dirinya.
Saat itulah, bisikan setan merasuki pikirannya.

 “Udah terlalu orang itu (Asisten Kebun), bunuh aja!” bunyi bisikan yang terngiang di pikiran Sianipar, seperti dituturkan AKP Arnold.     BANDAR TOGEL ONLINE

 Kalimat itu membuat Sianipar pergi ke kawasan Titi Stabel di Sawit Seberang. Di sana, dia membeli sebuah pisau seharga Rp20.000. Usai membeli pisau, dia pun bergerak pulang ke Sawit Hulu. Namun di tengah perjalanan, Sianipar singgah ke sebuah masjid di kawasan Batang Serangan.

 “Di sana dia berdoa, agar iblis yang membisikan kepada tersangka pergi dari tubuhnya. Setelah itu tersangka langsung pulang kembali ke Sawit Hulu,” beber Arnold.    BANDAR TOGEL ONLINE

namun di perjalanan,iblis kembali merasuki puikiran sianipar  agar dia singgah dulu untuk minum tuak,dan dia pun singgah ke warung dan minum tuak di kawasan warunga sawit  sebrang.

usai minum tuak ,sianipar langsung piulang ke kebun sawit hulu denagna pisau belati  yang baru di belinya lalu mencari  iqbal lubis,akhirnya keduanya pun bertemu di   depan kantor afdeling III sawit sebrang.

"pak kenapa saya  dimangkirkan?"tanyak sianipar itu kepada atasannya itu ketika ketemu .

"kenapa  memang ? itu arturanny mau cemana lagi kita buat "jawab iqbal kepada sianipar ketika di temui.

merasa mendapat jawaban yang tak memuasakan, sianipar  langsung membenamkan pisau belati yang  di bawahnya di tubuh asisten  kebun sebanyak empat kali.

 Tikaman itu tepat mengenai lengan, dada dan leher Iqbal Lubis. Pria itu pun roboh dan tewas seketika di lokasi kejadian.     PREDIKSI SINGAPORE

“Selanjutnya tersangka pergi ke sebuah warung tak jauh TKP. Di warung itu tersangka bertemu saksi Monogu Simamora (Mandor I Afdeling 2) yang sedang minum kopi. Kepada saksi tersebut, tersangka minta untuk diserahkan ke Mapolsek Padang Tualang,” beber Arnold.

Sianipar kemudian menyerahkan menyerahkan pisau belati yang digunakannya kepada mandor berusia 55 tahun itu. Selanjutnya, ditemani Saman (50) dan Ibrahim (30), Simamora kemudian menyerahkan Sianipar ke Mapolsek Padang Tualang.

polisi mengefakuasi sengaja iqbal lubis kerumah sakit untuk di lakukan visum dan mengaman kan barang sembilah pisau belati yang masih berlumuran darah,sepotong kemeja putih dan baju kaos hitam.

No comments:

Powered by Blogger.