Infrastruktur 12 Obyek Wisata akan Dibangun Berstandar Aman Bencana


kementrian pekerjaan umum  dan perumahan rakyat (PUPR) akan menelaraskan intrukstur  parawisata di 12  lokasi dengan standar  keamanan bencana .hal itu di lakukan karena  12 obyek  wisata itu  berada di rawan bencana.

kepala pengembangan  instruktur wilayah  kemen-PUPR hadi sucayo  mengatakan upaya nya itu  di awali dengan kordinasi  bersama sejumlah lembaga ,badan nasional  penanggulangan bencana (BNBP) adalah salah satunya.    TOGEL ONLINE

kordinasi kami selanjutnya dengan berbagi instansi terkait,contohnya badan geologi yang kami sudah sering  intens komunikasi ,juga kepada BNPD serta BMKB artinya kordinasi ini kami galang lebih luas lagi,kepada instansi-instansi lain selain kemenpar ,bekraf kemenko martim serta pemda "kata hadi di kantor  kementrian  PUPR ,jakarta pada jumat(15/2/2019)

hadi menjelaskan upaya ini mengakomadir saran dari BNPD   mengenal pentingnya  pengaturan mitigasi bencana dalam pembangunan instruktur terutama  di sektor pariwisata,selain itu,kata dia  upaya ini merupakan  bagian dari penataan ruang  dan membangun kawasan  strategis  parawisata nasional.

hadi menambahkan kementrian  PUPR  berencana membangun instruktur  bersetandar  aman bencana di 12 lokasi parawisata,pembangunan instruktur itu  sekaligus untuk menta 12 kawasan 12 kawasan wisata itu berdasar prinsip mitigasi bencana.

Adapun 12 kawasan wisata itu adalah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Morotai, Mandeh, Toraja, Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika dan Labuan Bajo.                    BANDAR TERPERCAYA

"Dari 12 itu, ada 4 prioritas yaitu Danau Toba, Mandalika, Borobudur dan Labuan Bajo. Karena empat destinasi ini tingkat kunjungannya [wisatawan] tinggi," ujar Hadi.

Juru Bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho sudah mengatakan lembaganya mengevaluasi kerawanan bencana sejumlah Kawasan Ekonomi Khusus, obyek wisata dan infrastruktur strategis. Hal itu dilakukan untuk merumuskan kebijakan mitigasi bencana di sejumlah kawasan itu.

"Berdasar pengalaman kami seperti yang terjadi di Tanjung Lesung [area terdampak tsunami Selat Sunda] kemarin, langkah-langkah mitigasi bencana perlu diperkuat di Kawasan Ekonomi Khusus," kata Sutopo pada Kamis (31/1/2019).                 PREDIKSI SINGAPORE

Selain itu, kata Sutopo, kajian potensi bencana juga dilakukan pada sejumlah sarana infrastruktur di lokasi yang pernah dilanda bencana di masa lalu. Dia mencontohkan Bandara Kulonprogo yang akan beroperasi pada tahun ini perlu ditata berbasis mitigasi bencana tsunami.

Sementara untuk lokasi pariwisata di kawasan rawan bencana yang dievaluasi oleh BNPB, kata Sutopo ada 10. Sepuluh kawasan wisata populer itu berada di Bali, Bangkabelitung, Kepulauan Seribu, Danau Toba, Borobudur dan lainnya.

“Delapan dari 10 kawasan tadi, kawasan rawan gempa. Sebagian juga rawan tsunami," kata Sutopo.

No comments:

Powered by Blogger.