Manusia Listrik dari India Mampu Menahan Tegangan Listrik Sampai 11 000 Volt

tak hanya di dalam fiksi,ternyata istilah manusia listrik  juga ada di dalam kehidupan nyata .

meski tidak dalam tegangan tinggi,tetapi tubuh mereka tahan dalam sengatan lisrtrik  sampai 11.00 volt,hingga mendapat julukan "manusia konduktor listrik.

ia adalah naresh kumar,pertama kali mengetahui kemampuan  anehnya ini saat dirinya memperbaiki tungku listrik di rumahnya. di muzaffarnager,india 10 tahun yang lalu.   TOGEL ONLINE

pria 42 tahun  yang saat ini bekerja sebagai penjaga kamar mayat rumah sakit  ini mengatakan bahwa dirinya mampu menahan listrik hingga 11 ribu volt.

ia juga mampu menyalurkan daya listrik sampai 500 rumah.

dia membeberkan keahlian  nya dalam sebuah t4 dimana bnayak warga yang melihat  yang seharusnya tidak di coba di rumah.

dalam keahliannya itu ia tampak menghantar kan listrik ke dalam tubuhnya dari pemanas melalui obeng     BANDAR TERPERCAYA

obeng yang di aliri listrik itu di letakkan di lidah ,tanpa sedikit ppun merasa terganggu.

"Tuhan telah memberi saya kekuatan untuk melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan orang lain," sesumbar Mr Kumar sambil menyentuh kawat dengan lidahnya.

kumar mengatakan ,dia melatih keahlian tubuhnaya  itu secara  perlahan ,dengan tegangan  yang lebih kecil terlebih dahulu.

"akhirnya,saya mulai menguji kapasitas saya dengan  meningkat kan daya menjadi 240 volt dan kemudian menjadi 440 volt" ucapnya.   PREDIKSI SINGAPORE

"rasa ingin tahu terus membuat saya  tumbuh dan terus bereksperimen untuk mengetahui mengapa saya bisa melakukan aksi seperti itu."

lalu sampai pada  satu ketika dia menaikkan tegangan listrik sampai 11 volt.

baik keluarga maupun  orang terdekatnya hanya bisa menyaksikan tingkah pria satu itu.

saat menceritakan bagaimana perasaanya saat menyenruh  aliran listrik tegangan tinggi itu,kumar hanya berkata bahwa ia tidak merasakan apa-apa,maupun sengatan kecil.

Artikel ini sudah terbit di mirror dengan judul 'Electric man' makes bizarre claim he can let 11,000 volts

No comments:

Powered by Blogger.