Wanita Cantik Fitri Dihabisi, Pelaku Rencanakan Pembunuhan Lima Tahun dan Mengintai Rumah Sebulan


warga bengkong laut  blok F,batam di heboh kan dengan adanya bunuhan  wanita muda bernama fitri  suryati (24).

Wanita muda ini ditemukan dalam kondisi telungkup bersimbah darah dan diikat tangannya. "Tangannya di ikat dan kondisinya bersimbah darah," ujar salah satu kerabat korban yang mengenakan seragam SMP.

Kejadian ini awalnya diketahui oleh Robert salah seorang warga yang hendak membeli gas. Kebetulan, korban yang tewas ini memiliki pangkalan gas 3 kg.

kemudian ketika ia di panggil-panggil  tidak ada  sautan,namun ia mengatakan kalau suata tv hidup.

"saya cuma dengar suara tv dari luar rumah ,saya tidak msuk karena tidak ada yang  keluar  saat saya  panggil " sebutnya        BANDAR TOGEL ONLINE

 karena tidak ada tanggpan dari rumah ,kemudian Robert pulanh dan beritahu kepada ibunya untuk menelepon korban.

" ibu  saya nelfon juga ga di angkat, biasa nya memang begitu kalau breli gas nelfon dulu "sebutnya.

selang beberapa waktu kemudian, ternyata di ketahui kalau korban telah meninggal dunia ,mendengar kan informasi itu ruamh korban penh dengan warga sekitar .

korban meninggal karena  mengalami beberapa tusukan di leher  membuat korban mengalai kehilgan banyak darah.

atas kejadian  ini polisi pun melakukan  serangkaian oleh TKP dan penyelidikan untuk mengungkap kasus  pembunuhan keji ini , dan kemudian menangkap pembunuhnya,selasa (12/2/2019)


Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan pelaku berinisial YL (24) dibekuk polisi di tempat kosnya di Bengkong Permai.

Penangkapan berlangsung di kawasan Bengkong Permai sekitar Pukul 23.00 WIB. Saat ditangkap, pelaku sedang bersembunyi di sana.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, pelaku pembunuhan berinisial YL (21).

"Alhamdulilah, pelakunya sudah kita amankan menjelang dinihari tadi," terang Andri saat dikonfiirmasi, Selasa pagi.   AGEN TOGEL ONLINE

Sejauh ini menurut Andri, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Apa motif di balik ini semua menurut Andri masih dalam proses pemeriksaan.

"Sabar dulu, yang jelas saat ini kita sudah amankan pelaku. Kita masih lakukan pemeriksaan," lanjutnya.



Kasat Reskrim mengatakan, dalam proses penangkapan ini polisi terpaksa melepaskan tembakan karena pelaku mencoba melawan petugas kepolisian dan berusaha melarikan diri.

"Memang terpaksa kita tembak karena memcoba melawan dan melarikan diri,"

Sejauh ini Polisi Masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku di Polresta Barelang.

Penangkapan yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Barelang ini pun berkat kerjasama antara Subdid III Polda Kepri dan Satreskrim Polresra Barelang.

Untuk diketahui, yang menjadi korban dalam pembunuhan ini bernama Fitri Suryati (25) dengan beberapa luka tikam dibagian lehernya.

Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras oleh tim gabungan Subdit III Polda Kepri dan Tim Macan Satreskrim Polresta Barelang. Andri yang memimpin langsung penangkapan tersebut mengaku bangga dengan anggotanya yang tidak kenal lelah dalam bekerja. 

Buah dari keseriusan mereka, tak heran, kurang dari 10 jam, pelaku dibekuk oleh pihak kepolisian.

YL juga mengakui jika dia yang membunuh Fitri karena alasan dendam.     PREDIKSI HONGKONG

Bahkan, dia mengakui jika telah merencanakan pembunuhan itu sejak lama yakni sejak 5 tahun silam.

P : "Siapa yang kau bunuh?"

YL : "Perempuan bang,"

P : "Siapa namanya?"

YL : "Perempuan bang, seingat saya namanya Fitri, namanya saya udah lupa bang soalnya dah lama kali, dah gak apa lagi. Tapi kalau mukanya saya ingat bang

P : "Udah berapa lama kau rencanakan pembunuhan itu?"

P : "Kenapa kau bunuh dia?"

YL : "Dendam lama," 

P : "Dah berapa lama kau rencanakan pembunuhan ini?"

YL : "Udah 5 tahun bang."

P : "Jadi kau ngaku, kau salah?"

YL : "Iya bang," jawabnya

P : "Jadi kau mengaku perbuatanmu?" 

YL : "Iya bang" kata pelaku

P : "Dimana kau buang pisaumu?"

YL : "Di Sungai Ladi bang".

Sesaat setelah ditangkap polisi, pengakuan YL, tersangka pembunuhan Fitri Yu yang dihabisi di rumahnya di Bengkong YKB, Senin (11/2/2019).


No comments:

Powered by Blogger.