Bandar Arisan Dibekuk Polisi, Diduga Gelapkan Uang Rp800 Juta


Jajaran Satreskrim Polres  berhasil meringkus penggagas arisan online yang dilaporkan 19 orang korbannya. Tersangka adalah TM (28), warga kelurahan Batukuning, Kecamatan Baturaja Barat.

TM berhasil ditangkap di Belitang  pada 27 Desember lalu oleh Tim Resmob Polres . Penangkapan ini dipimpin Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan S.Kom dan Kanit Pidum Ipda Karbianto SH sekitar pukul 17.00 Wib.       TOGEL ONLINE

Kapolres  AKBP NK Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan mengungkapkan, penangkapan TM berdasarkan laporan polisi (LP)  B/232 /XII/2018/Sumsel/Res. tanggal  13 Desember  2018 lalu.

Total kerugian para korban mencapai Rp883 juta. Setiap korban mengalami kerugian yang bervariasi. Kerugian paling rendah sekitar Rp5 juta.

“Tersangka membuka arisan online yang menggunakan media sosial. Para peserta arisan dijanjikan keuntungan berbagai rupa, baik uang maupun barang. Pada akhirnya saat peserta arisan menagih uang arisan, namun uang tersebut tidak kunjung didapat. Pelaku juga kabur sebelum akhirnya ditangkap di Belitang,” ujar Widayana.

Dari tangan TM dan para korban, polisi menerima barang bukti berupa 4 buah kartu ATM milik TM, buku catatan arisan online, ponsel, kwitansi pembayaran, catatan belanja online, serta sejumlah buku tabungan.

TM di duga tutup lubang gali lubang menggunakan uang nasabahnya yang lain untuk menutupi  arisan yang lain sehingga TM tak dapat lagi membayar uang arisan anggota nya yang lain.

"tersangka kabur ,sehingga nasibah melapor ke polres,mendapat laporan tersebut,polisi melakukan penyelidikan ,"kata widyana         BANDAR TERPERCAYA

polisi berharap masyarakat mewaspadai penipuan bekedok  arisan online,menurut widyana ,hingga akhir 2018,pihak nya sudah menangkap  dua pelaku penipuan  arisan online

Sebelumnya GT (30) yang juga penyelenggara arisan online diamankan karena dilaporkan nasabahnya karena diduga melakukan penipuan. GT yang tengah mengandung 9 bulan tersebut kini masih mendekam di sel tahanan Mapolres.

“Sudah dua bandar arisan online yang ditangkap karena diduga melakukan penipuan arisan online. Saat ini keduanya sudah ditahan dan akan dijerat dengan pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP tentang Penggelapan dan penipuan dengan ancaman hukuman diatas 4 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara itu, TM penyelenggara arisan online mengaku dirinya tak banyak menikmati uang nasabahnya.           PREDIKSI SINGAPORE

bahkan korban yang melapor,TM mengaku sudah banyak  mendapat kan  keuntungan darinya

"mereka yang melapor sudah mendapt untung sebelum nya,tetapi mereka ikut lagi.jadi uang anggota lain nya di tutupkan  ke anggota lain. tapi sekarang habis uang   itu saya tidak bisa lagi menutupi arisan lain.sementara harta benda saya  uda di jual semua  untuk menutupi uang arisan lain nya.pungkas TM           

No comments:

Powered by Blogger.