Berikut Beberapa Fakta Kasus Cinta Terlarang Ibu Mertua dengan Menantu yang Berujung Buang Bayi

satu lagi kasus buang bayi menggegerkan publik,bayi yang di buang ini hasil  cinta terlarang dengan menantu sendiri.

entah apa yang ada di benak  RR (39) hingga nekat membuat dosa dengan menjalin cinta dengan menantu sendiri.

hubungan cinta terlarang ibu mertua  dengan sang menantu  itu sampai membuah kan anak .

ironis nya,bayi hasil  hubungan gelap  itu malah  di buang ke sungai dan di temukan sudah tidak bernyawa lagi.

kasus yang menggerkan publik  ini terjadi di kabupaten  sikka ,pulau plores nusa tenggara timur(NTT)

Kasus ini terkuak setelah seorang warga yang pulang memancing menemukan jasad bayi di Sungai Enaker, Desa Ilinmedo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur,

"Saya mengarahkan senter ke air ada sesuatu benda. Saya pun akhirnya mendekati benda itu, ternyata bayi manusia yang sudah meninggal," kata Januarius Noeng, orang yang menemukan bayi tersebut.

Setelah menemukan mayat bayi itu, Januarius langsung menginformasikan kepada warga dan melaporkan temuan itu ke pos polisi Talibura.

Polisi langsung ke lokasi dan mengidentifikasi mayat bayi tersebut.

Selain itu, mayat bayi juga dibawa ke puskesmas setempat.

Tak berselang lama, polisi menangkap pelaku pembuang bayi tersebut.

Pelaku berinisial RR (39) ditangkap di kediamannya Desa Tanarawa, Kecamatan Waiblama, Kabupaten  Sikka, Pulau Flores, NTT.

RR mendekam di tahanan Polres Sikka sejak sabtu(30/3/2019).

Bermula rasa sakit perut hendak mencret, RR (39) berangkat sendirian meunju bantaran sungai, Rabu (27/3/2019) sekitar pukul  22.00 Wita.

RR jalan kaki sekitar 200-an meter dari rumahnya.

Di atas sebuah batu besar, RR duduk melahirkan bayinya.

bayi itu  kemudian di gendong  lalu di lepas ke sungai  liwu urun,napugate

"bayi nya dua kali menangis ketika di ahir kan   Dia (RR) tidak menyesal ketika melepaskannya ke sungai. Sesudahnya dia  membersihkan badan dan jalan pulang ke rumahnya," ungkap Kepala Satuan Reskrim Polres  Sikka, AKP Heffri Dwi Irawan, mendampingi Wakapolres Sikka, Kompol Iwan Iswayudi, memberikan keterangan pers kasus buang bayi.

Mayat bayi baru ditemukan warga pada jumat (29/3/2018) sekitar pukul 04.00 di Sungai Enaker, satu kilometer dari tempat dilahirkan.

No comments:

Powered by Blogger.