Terjadi di Madina, Saat Ibu Sakit, Pria Ini Bunuh 2 Tetangganya, Gara-gara Tak Mau Disuruh Diam

personal gabungan  satreskrim  polres madina  dan unit reskrim  polsek panyabungan  dahren (30) warga desa  pordumuan,kecamatan penyabungan  timur,madina, rabu (27/3/2019)ore sekitar pukul 16.00 wib.

kapolres madina,AKBP irsan sinurhaji,menyebut kan  pria itu menyerah kan diri  setelah melakukan  pembunuhan tetangganya,nasron rangkuti(40) dan mirwan rangkuti (18).

peristiwa itu berawal ketika nasron saat itu mendengar berisik d di rumah nya  sendiri yang tak jauh dari kediaman dahren ,rabu(27/3/2019) sekira pukul 22.00 WIb

"berdasar kan pengakuan tersangka,saat itu korban sedang minum-minum di rumah sambil ribut"kata irsan

karna ibunda dahren sedang sakit,dia kemudian menegur tetangganna itu,namun alih- alih mengurangi keributan ,nasron malah tidak terima  akhir nya terjadi pertengkaran.

"setelah itu tersangka mengambil parang di rumah nya  dan kembali menuju rumah korban,kemudian terjadi perkelahian,melihat tersangka membawa parang ,korban juga kemudian mengambil parang  dan membacok tersangka dan terkena di lengan  sebelah kiri"beber irsan lebih lanjut.

Setelah itu, tiba-tiba Mirwan datang dengan membawa senapan angin. Melihat itu,

Dahren kemudian membacok Mirwan dan tepat kena pada bahunya. Kedua pria itu kemudian tewas bersimbah darah di rumahnya. Selanjutnya,

Dahren kabur bersembunyi hingga akhirnya dia memutuskan untuk menyerahkan diri.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan keluarga korban sesuai laporan polisi nomor: LP/17/III/2019/SU/RES MD/Sek-Bungan. Dari hasil olah TKP,

polisi kemudian mengamankan 2 potong kain sarung kotak-kotak yang berlumuran darah, sepotong kaos warna hitam, sepotong kaos lengan panjang warna biru, sebilah parang bergagang kayu warna coklat, sepotong kemeja jeans warna biru dan celana pendek.

Selanjutnya polisi melakukan penyelidikan hingga hingga mendapat informasi dari Kepala Desa Pardomuan.

“Pada hari rabu(27/3/2019) sekira pukul 15.00 Wib, Kepala Desa Pardomuan Mahlil Nasution, memberikan informasi kepada Kapospol Panyabungan Timur bahwasanya tersangka Dahren akan menyerahkan diri,” lanjut Irsan.

Kapospol Panyabungan Timur kemudian berkordinasi dengan Sat Reskrim Polres Madina. Mendapat informasi tersebut,

KBO Reskrim Polres Madina dan Kapolsek Panyabungan beserta anggota kemudian bergerak menuju Desa Pardomuan dan mengamankan Dahren yang sudah berada di rumah Kepala Desa Pardomuan.

“Saat diamankan, tersangka terlihat mengalami luka bacok di lengan kiri bagian siku,” lanjutnya. Berikut Dahren, polisi juga mengamankan sebilah parang dan 1 pucuk senapan angin. “Selanjutnya personel membawa tersangka ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis sebelum dibawa ke Mapolres Madina,” pungkasnya

No comments:

Powered by Blogger.