Tikam Korbannya 9 Liang, Pelaku Begal di Jalan H Anif Ditembak Polisi

polisi akhir nya  mengungkap kasus   pelaku begal  di kawasan  jalan haji anif,desa sampai kecamatan  percut sei tuan ,tersangka bernama   yusrizal alias rizal ,warga jalan alfaka, lingkungan 4,kelurahan tanjung mulia,kecamaytan medan deli itu  juga dilumpuhkan  polisi  dengan sebutir timah panas, setelah di tangkap selasa 19/3/2019.

kapolrestabes medan,kombes  pol dadang hartono,didampingi  kasat reskrim  AKBP  putu  yudha prawira , pada   konfrensi persi selasa (19/3/2019) siang mengatakantersangka merupakan peramokan sepeda motor  milik fakhri  husaini (24) wa rga jalan aluminium I,gang asbes lingkungan 17,tanjung mulia,medan deli

peristiwa itu terjadi ketika  fahri sedang mencari  penumpang di kawasan jalan  cemara  kecamtan percut sei tuan ,pada malam kejadia sekira  pukul 21.50  Wib, di lokasi itu  kemudian korban di panggil oleh  tersangka dengan modus minta diantar.

"pelaku minta diantar kan kerumah nya untuk mengambil dompet,karna ban sepeda motor nya pecah,kenudian pelaku mengatakan  kalau rumah nya dekat,jelas dadang.

namun,beberapa saat dalam perjalanan ,rizal kemudian meminta   fakhri berhenti di kawasan  jalan H anis,desa sempali ,begitu sepeda motor di hentikan,rizal kemudian menikam leher kanan  fakhri.

"setelah korban  terjatuh,tersangka kemudian  menghujani beberapa tikaman  ke tubuh korban dan  mengenai kedua betis kedua tangan dan dada korban  sampai 9 kali,  tersangka selanjut nya membawa kabur  sepeda motor honda vario,BK 4550 AFW  berikut HP merek VIVO milik korban,"lanjut dadang

sementara itu,fakhri yang sudah lemas ,berusaha meminta pertongan kepada  warga sekitar,bebrapa waktu yang menemukan fakhri  dengan kondisi bersimbah darah  langsung membawa nya ke rs imelda medan.

Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha Prawira menambahkan, terungkapnya kasus tersebut bermula dari diamankannya pelaku penadah yang menampung barang rampokan tersangka beberapa waktu

Namun, Rizal yang mengetahui hal tersebut langsung melarikan diri ke Aceh.

“Setelah sekitar 10 bulan buron, kita kemudian mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di Medan pada awal Maret kemarin. Dari informasi itu kemudian kita tindaklanjuti dan berhasil menangkap tersangka di Jalan Alfalah 9, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli. Saat itu tersangka sedang naik sepedamotor menuju depot air minum,”

Saat dibawa melakukan pengembangan, lanjut Putu, tersangka berusaha melakukan perlawanan terhadap petugas hingga terpaksa diberikan tindakan tegas berupa tembakan di kaki kirinya. Putu juga menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut.

“Tersangka dijerat pasal 365 ayat (2) ke 1e KUHPidana tentang pencurian dan kekerasan serta penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya.

No comments:

Powered by Blogger.