Tak Sampai 5 Detik, Ruko 7 Pintu Big Whte Coffee di Jalan Ringroad Jadi Tumpukan Pasir

Suara gemuruh dan getaran seolah gempa mengejutkan warga yang berada di seputaran Ringroad City Walk (RCW), Jalan Ringroad/Gagak Hitam, Kecamatan Sunggal, Medan, Senin (8/4/2019) sekira pukul 18.35 Wib.

Ternyata, suara itu akibat bangunan ruko yang selama ini cukup dikenal sebagai Big White Coffee yang mendadak ambruk menjadi tumpukan pasir.

“Macam gempa bang. Aku pikir pun gempa tadi,” kata seorang warga yang ditemui  di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB.

Menurut pria yang berjualan sekitar 150 meter dari RCW, dia merasakan getaran yang cukup kuat sebelum bangunan tersebut rubuh.

“Kuat kali getarannya bang.Barang-barang jualan aku di grosir sampai berjatuhan,” kata pemuda asal Aceh tersebut.

 Awalnya, dia sempat menduga bahwa ada truk tangki yang terbalik sehingga suara gemuruh dan getaran itu terasa.

“Tadi, pas pulak ada mobil tangki bawa gas yang lewat. Aku pikir mobil itu yang terbalik, makanya sampai bergetar,” katanya

Pria yang enggan menyebutkan namanya itu mengatakan, bahwa peristiwa itu terjadi begitu cepat,

persis terjadi sebelum kumandang azan magrib terdengar. “Cepat kali bang. Kalau perkiraan aku, gak sampai 5 detik

Pertamanya aku dengar gemuruh, terus abu naik, kayak kabut semua di sini. Untung aja memang lagi tutup orang itu, kalau nggak biasanya ramai orang nongkrong di situ,” katanya.

Keterangan pemuda tersebut tak jauh berbeda dengan apa yang disebutkan seorang driver ojek online yang kebetulan mangkal di sekitar RCW.

 “Cepat kali kejadiannya bang. Aku tadi pas di samping RCW itu aja gak sempat merekam videonya,” kata dia.

Meski begitu, kedua orang tersebut tidak mengetahui pasti ada atau tidaknya korban jiwa dalam peristiwa tersebut

“Kalau korban gak tau bang. Cuma tadi ada orang yang lari ke arah sana,” kata driver Ojol sembari menunjuk ke arah Jalan Sunggal.

Sementara itu, pengawas bangunan bernama Bayu yang ditemui di lokasi mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepada Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar, pria berbadan kurus itu memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Betul gak ada orang di dalam?” tanya AKBP Sonny kepada Bayu di lokasi. “Gak ada Pak. Gak ada korban,” jawabnya.

Bayu mengatakan, bangunan tersebut memang sedang direnovasi dan rencananya akan dinaikkan dari sebelumnya 1 lantai,menjadi 5 lantai.

 “Ini memang lagi renovasi, rencananya mau dibuat jadi 5 lantai. Tapi baru dicor sampai lantai 4, ternyata ada retak-retak. Rencananya memang mau dirubuhkan, tapi sudah rubuh duluan jadi gini,” katanya.

Pantauan di lokasi, hingga sekira pukul 20.30 Wib, 5 unit ambulans sudah disiagakan di lokasi, termasuk dari RS Bhayangkara Polda Sumut. Petugas kepolisian dan dari Dinas Perhubungan Kota Medan sibuk menangani kondisi lalulintas yang macet di kawasan itu.

No comments:

Powered by Blogger.