Tragis! Suami Terpaksa Hanya Bisa Menyaksikan Rumah dan Istrinya Terbakar

Tragis! Esron Sidabutar (73) hanya bisa menyaksikan istrinya Rosmalina br Sinaga (71), ikut terbakar bersama rumah mereka, di Jalan Siantar-Saribu Dolok KM 24, tepatnya dekat dengan Losd Pekan Merek Raya, Kelurahan Merek Raya, Kecamatan Raya, Simalungun.

Perempuan uzur yang sudah tak bisa berjalan akibat stroke itu tewas dengan kondisi mengenaskan.

Tubuh wanita itu ditemukan hanya tinggal tulang-belulang setelah api berhasil dipadamkan. Esron sendiri tak berdaya menyelamatkan sang istri, karena dirinya juga mengalami kelumpuhan lantaran penyakit stroke.

Kapolsek Raya, AKP R Sinaga, ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Ipda Fidsel, senin (22/4/2019)membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

“Sebelum peristiwa kebakaran itu, anak korban bernama Jontri Tuahman Sidabutar datang ke rumah tersebut untuk memandikan ibunya

sebut Ipda Fidsel. Setelah selesai dimandikan, Jontri kemudian mendudukkan ibunya, pada kursi di ruang tamu dekat dengan jendela.

“Saat itu korban tidak didudukkan di kursi roda sebagaimana biasanya dan selanjutnya Jontri Tuahman meninggalkan ibunya dan kembali ke rumahnya di Nagori Bah Bolon untuk makan siang,” jelas Fidsel.

Ketika akan pergi dari rumah tersebut, Jontri sebenarnya sudah mencium bau asap. Dia kemudian menanyakan hal itu kepada tetangga ibunya.

“Saya ada mencium bau asap, ada yang sedang memasak?” tanya Jontri kepada tetangga ibunya, seperti dituturkan Ipda Fidsel.

Sang tetangga kemudian menjawab, bahwa di rumahnya tidak ada orang yang sedang memasak. “Tidak tau lae!”kata tetangga tersebut.

Mendengar jawaban itu, Jontri kemudian merasa tidak curiga lalu pergi meninggalkan ibunya sendirian di rumah tersebut.

Sekira pukul 13.30 Wib, warga setempat kemudian heboh karena api sudah membara dari kediaman Esron Sidabutar dan Rosmalina boru Sinaga.

Meski sudah berupaya, tak satu pun warga berhasil menyelamatkan Rosmalina br Sinaga dari dalam rumahnya tersebut. Kabar kebakaran itu kemudian disampaikan tetangganya kepada Jontri yang segera bergegas berangkat kembali menuju ke rumah orangtuanya.

Tiba di sana, dia hanya bisa menyaksikan api sudah menyala membakar kediaman orangtuanya, sementara warga setempat berusaha memadamkannya.

Tak lama kemudian, mobil dan petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan akhirnya berhasil memadamkan api. Namun sayang, nyawa Rosmalina tak dapat diselamatkan lagi. Tubuhnya hangus tinggal rangka ikut dilahap Si Jago Merah tersebut.

Pada saat kejadian tersebut, suami korban Esron Sidabutar yang berusia 73 tahun sedang berada di warung depan rumah, sekira berjarak 50 meter. Namun, beliau juga dalam keadaan lumpuh/stroke tak bisa berbuat apa-apa,” jelas Fidsel.

Petugas kepolisian kemudian memasang Garis Polisi di lokasi dan melakukan olah TKP serta penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.

“Dugaan sementara, kebakaran akibat korslet pada meteran listrik rumah korban. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp150 juta,” pungkas Fidsel.

No comments:

Powered by Blogger.